.quickedit{ display:none; }
dari Devy oleh Devy untuk teman-teman ^_^
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 Juli 2014

Obat Bebas yang Tepat untuk Penyakit Umum

Obat merupakan sesuatu yang umumnya dikonsumsi saat seseorang sakit. Saat menderita flu, batuk, sakit maag atau sakit kepala (pusing), kebanyakan orang mengobatinya dengan mengkonsumsi obat bebas yang dapat dibeli di warung, toko atau apotik. Hal ini disebabkan karena penyakit tersebut umumnya cepat sembuh dan dianggap tidak berbahaya. Tetapi, ada hal yang perlu diperhatikan saat Anda mengkonsumsi obat bebas atau antibiotik.

Obat Bebas

Obat bebas adalah obat yang dapat dibeli secara bebas atau tidak membutuhkan resep dokter. Obat bebas cukup aman dikonsumsi bila mengikuti aturan pakai dan dosis yang tercantum dalam kemasan. Anda juga harus memastikan apakah obat bebas tersebut benar-benar obat bebas yang aman, bukan obat yang membutuhkan resep dokter tetapi dapat dibeli secara bebas.
Sesuaikan obat yang akan dikonsumsi dengan penyakit yang diderita. Misalnya, saat Anda batuk, perhatikan apakah batuk tersebut termasuk jenis batuk kering atau batuk berdahak. Batuk kering biasanya disebabkan karena adanya iritasi. Sedangkan batuk berdahak karena masuknya virus atau bakteri sehingga tubuh mengeluarkan lendir untuk melawannya.
Atau bila Anda menderita flu, dapat dideteksi apakah flu disebabkan virus atau bakteri. Flu yang disebabkan virus biasanya mengeluarkan cairan encer yang sebenarnya bisa disembuhkan dengan cukup beristirahat, minum banyak air, dan makan makanan bergizi dan mengandung vitamin khususnya vitamin C, tanpa perlu mengkonsumsi obat. Sebaliknya, bila cairan kental berarti flu disebabkan oleh bakteri yang perlu diatasi dengan mengkonsumsi obat atau dengan pergi ke dokter untuk mendapatkan antibiotik.
Anda perlu mengetahui apa kandungan yang terdapat dalam obat bebas dan memastikan agar Anda atau orang yang akan mengkonsumsi obat tersebut tidak memiliki alergi terhadap kandungan obat. Hindari mengkonsumsi kandungan tertentu dari obat dikonsumsi dengan dosis dua kali lipat atau lebih. Hal ini dimungkinkan apabila seseorang mengkonsumsi obat flu dan obat sakit kepala bersamaan sehingga kandungan parasetamol yang terdapat dalam kedua obat tersebut masuk ke tubuh dengan dosis ganda.
Berikut ini tabel kandungan yang umumnya terdapat dalam obat bebas dan kegunaannya.
Obat untuk Penyakit Kandungan dalam Obat Manfaat
Flu atau Pilek Parasetamol
(Asetaminofen)
Penurun panas (antipiretik) dan meredakan nyeri otot dan sendi (amalgesik)
Klorpeniramin atau Difenhidramin atau Feniramin atau Tripolidin
(Antihistamin)
Mengatasi alergi dan meredakan bersin.
Pseudoefedrin atau Efedrin atau Fenilefrin atau Fenilpropanolamin
(Dekongestan)
Melegakan tenggorokan dan melonggarkan saluran pernapasan dengan cara mengurangi lendir.
Batuk Kering Dextromethorpan
(DMP)
Meredakan batuk kering.
Parasetamol Menurunkan panas dan meredakan nyeri otot dan sendi.
Dextromethorphan
(Antitusif)
Meredakan refleks batuk secara langsung dengan cara menekan pusat batuk baik yang berada di sumsum sambungan (medulla) atau pada pusat saraf (otak).
Batuk Berdahak Guaifenesin dan garam ammonium guaicol
(Ekspetoran)
Mengeluarkan cairan encer sehingga dahak menjadi lebih encer dan mudah dikeluarkan.
Ambroxol dan Bromexin
(Mukolitik)
Mengurangi kekentalan cairan lendir.
Sakit Kepala atau Pusing Parasetamol atau Asam Mefenamat atau Asam Asetil Salisilat Menurunkan panas dan meredakan nyeri otot dan sendi.
Sakit Lambung atau Sakit Maag Aluminium hidroksida dan Magnesium Hidroksida Mengurangi nyeri lambung dengan menetralkan asam lambung.
Diare Attapulgite dan Pectin Mengurangi pergerakan usus.
Efek samping yang dapat terjadi bila kelebihan dosis (over dosis) obat adalah nyeri lambung, jantung berdebar, gelisah, kejang atau hilang kesadaran. Dampak terburuknya dapat mengakibatkan kematian.

Kapan Saat yang Tepat untuk Minum Obat?

Mengkonsumsi obat, baik obat bebas atau obat dengan resep dokter termasuk antibiotik sebaiknya tidak dilakukan saat perut dalam keadaan kosong karena dapat menyebabkan efek yang buruk. Selalu gunakan air putih bukan kopi, susu atau teh saat minum obat. Dan yang terpenting selalu ikuti anjuran pemakaian agar terhindar dari efek samping yang berbahaya.

Antibiotik

Bila Anda tidak kunjung sembuh setelah mengkonsumsi obat bebas, sebaiknya Anda segera pergi ke dokter agar dapat diberikan obat yang tepat. Untuk penyakit yang menyangkut infeksi, umumnya dokter akan memberikan antibiotik, walaupun dalam banyak kasus ada yang dapat disembuhkan tanpa mengkonsumsi antibiotik. Maka, tidak ada salahnya Anda menanyakan jenis serta kegunaan obat yang diberikan dokter.
Antibiotik yang dikonsumsi secara berlebihan dalam jangka pendek dapat menyebabkan alergi seperti gatal-gatal, nyeri lambung, mual atau bengkak pada bibir, kelopak mata, dan bagian tubuh lainnya. Dampak lainnya adalah bakteri menjadi kebal, sehingga apabila bakteri yang sama menyerang tubuh diperlukan antibiotik dengan dosis yang lebih banyak atau antibiotik yang lebih berat untuk melawannya.
Karena itu jika Anda sakit tidak terlalu parah, sebaiknya hindari penggunaan antibiotik, karena dapat membuat bakteri dalam tubuh lebih kebal. Di negara-negara maju, penggunaan antibiotik dibatasi dan tidak mudah diberikan kepada pasien. Dokter biasanya akan memberikan resep dengan obat non antibiotik kecuali kondisi infeksi atau penyakit pada pasien sudah tergolong parah.
Gunakan obat dengan bijak, dan rasakan manfaatnya. Sebaiknya Anda menjaga kondisi kesehatan tubuh Anda. Namun jika Anda sakit, gunakan dan pilihlah obat dengan tepat. Semoga cepat sembuh!

Sumber: http://kumpulan.info/sehat

More.....

Kamis, 22 Maret 2012

Cara Menanggulangi Tomcat

Akhir-akhir ini nama Tomcat jadi terkenal karena seringnya disebut-sebut sebagai salah satu serangga yang berbahaya bagi kulit. Jika terkena serangga ini, kulit bisa gatal-gatal, mengeluarkan cairan bernanah hingga seperti melepuh. Sebenarnya siapa sih si Tomcat itu?

Mengutip data dari Kompas.com, serangga Tomcat dalam bahasa Inggris disebut juga Rove Beetle. Jenis kumbang ini mencakup famili Staphylinidae, terdiri dari ribuan genus dan kurang lebih 46,000 spesies.

Ciri-cirinya: memiliki kepala warna hitam, perut warna oranye dan sayap kebiruan. Ukurannya 7 - 10 milimeter dan memiliki racun.

Pada siang hari, serangga yang biasa hidup di di persawahan ini terbang di tanaman padi untuk mencari mangsa berupa wereng dan hama padi lainnya. Sementara itu, pada malam hari serangga ini cenderung tertarik pada cahaya lampu.

Dirjen P2PL, Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama menyampaikan 10 tips bagi masyarakat untuk menghadapi serangga Tomcat, antara lain:


1. Jika menemukan serangga ini, jangan memencetnya agar racun tak mengenai kulit kita. Cukup kita kibaskan atau singkirkan pelan-pelan dan kita masukkan ke dalam kantong plastik lalu dibuang ke tempat yang aman.

2. Hindari terkena serangga ini dalam kondisi kulit terbuka (ada luka di kulit kita).

3. Usahakan pintu tertutup dan jendela diberi kasa nyamuk jika memang harus dalam kondisi terbuka.

4. Sebaiknya tidur menggunakan kelambu, terutama jika memang di daerah kita sedang banyak serangga ini.

5. Jika serangga Tomcat sangat banyak, sebaiknya lampu diberi jaring pelindung untuk mencegah serangga jatuh terkena manusia.

6. Jangan menggosok kulit dan atau mata jika serangga ini terkena kulit atau mata.

7. Jika serangga Tomcat berada di kulit kita, jangan panik, singkirkan dengan cara meniup atau menggunakan kertas secara hati-hati.

8. Lakukan inspeksi ke dinding dan langit-langit dekat lampu sebelum tidur. Jika ternyata ada serangga ini, segera basmi dengan menyemprotkan racun serangga.

9. Segera cuci dengan air bersih yang mengalir dan sabun di kulit yang bersentuhan dengan serangga Tomcat.

10. Bersihkan lingkungan rumah terutama tanaman yang tidak terawat.

(Sumber: Harian Kompas, Edisi Kamis 22 Maret 2012. Hal. 49)

More.....

Jumat, 25 Maret 2011

Mengobati Bisul

Bisulan ternyata nggak enak banget!!! Keliatannya sepele, kecil...tapi....sakitnya ngalahin abis operasi caesar!!!
Aku mau berbagi bagaimana cara mengatasi bisul agar cepat sembuh dan nggak makin parah.

Kalau bisul sudah mulai agak-agak hampir matang (cirinya makin sakit, nyeri gitu) sering-sering dikompres air hangat supaya lebih cepat matangnya.
Kalau bisul sudah matang, dipencet...supaya darah kotor dan nanahnya pada keluar. Emang sakitnya luuuaaaarrrr biasa!!! Tapi mending tahan sakit sebentar daripada bisul dibiarin meletus sendiri. Soalnya itu juga mempengaruhi bekas luka yang ditinggalkan. Kalau kita pencet sendiri biasanya luka bekas bisul lebih tidak nampak daripada kita tunggu si bisul meletus sendiri.
Naah...setelah bisul meletus, bersihkan dan rawat dengan betadine dan diolesin salep. Salep yang aku pakai salep Fusicom, belinya di apotik mana aja ada koq.
Untuk obat yang perlu diminum antara lain: Clindamycin 300 mg (antibiotik) 2 x sehari 1 kapsul selama minimal 7 hari + Dexamethasone 0.5 mg (anti radang) 3 x sehari 1 tablet selama minimal 3 hari + Ibuprofen (anti nyeri) diminum jika nyeri saja.
Obat-obatan itu sebaiknya diminum sejak bisul mulai hampir matang sampai setelah meletus.

Ya, begitulah pengalamanku saat bisulan. Semoga berguna juga ya buat kalian....^_^

More.....